Persiapan Hiking ke Gn.CERME

Alhamdulillah….

Tak terasa, semester 8 telah berlalu, sudah 4 tahun di ITB, liburan semester genap pun telah tiba. Sambil mengerjakan tugas akhir, liburan ini merupakan waktu yang sangat tepat sekali untuk refreshing. Sekaligus melepas penat dari rutinitas yang biasanya dilakukan sehari-hari. Selain itu, dengan adanya acara hiking, juga merupakan sarana yang pas untuk kembali mengingat kebesaran Allah swt. Biasanya, dengan hiking kita bisa melihat keindahan alam yang luar biasa sehingga di saat itulah kita semakin merasakan kebesaran dari sang Maha Pencipta. Subhanallah….

Bersama-sama dengan kawan-kawan elektro dan beberapa dari jurusan lain, kami semua berencana untuk mengadakan hiking di liburan ini. Ga tanggung-tanggung, karena umur kita sudah relatif tua di ITB, kami pun berencana untuk melakukan hiking beda dari biasanya (biasanya kita ke Tangkuban Perahu). Beberapa alternatif pun keluar, mulai dari Gn. Bromo, Gn. Cerme, dan Gn. Gede. Gunung2 tersebut memiliki keistimewaan masing2. Gn Bromo dengan wisata padang pasirnya + kuda2, Gn Cerme dengan kesannya yang “angker” sedangkan Gn. Gede dengan padang edelwise nya yang dijadikan sebagai salah satu Taman Nasional di Indonesia.

images.jpg

Setelah melihat berbagai pertimbangan yang ada, baik dari segi biaya, waktu , ataupun risiko (tantangan ) yang ada, akhirnya jadi juga kepastian waktu dan tempat pelaksanaan hiking. Tempat yang kami pilih adalah Gn Cerme. Kenapa? Awalnya emang kami sempet ragu untuk pergi ke Gunung Cerme. Ketika kami mencari info tentang Gn Cerme di internet, yang muncul adalah cerita2 mistis hantu, harimau dan banyak cerita aneh yg di ceritakan tentang hantu2 berkuda,,,, (serem…). Tapi ternyata, kebetulan di lab telematika ada orang (Ucup EL’02) yang memang rumahnya di cirebon dan sudah pernah ke sana. Kata nya sih, tidak semistis itu, harimau memang ada, kuburan kuda emang bakal di lewatin, dan medan yang di lewatin memang bakal menantang. Akan tetapi semua itu sangatlah menarik dan justru menjadi tantangan tersendiri bagi kita semua untuk melewatinya.

Berikut Run Down Acara yang kita susun untuk keberangkatan ke Gunung Cerme. Keberangatan di rencanakan mulai tanggal 9 Juli 2007 (malam) dan berakhir tanggal 11 Juli..

Perjalanan direncanakan mulai setelah sholat isya di salman pada tanggal 9 (hari senin). Kita berangkat menuju ke Terminal Caheum & diperkirakan kita mencapai terminal tersebut maksimal jam 9 malam, kemudian kita naik bis ke jurusan Cirebon. Biayanya sekitar 30.000 untuk bis PATAS. Jadi klo mau lebih murah bisa pke kelas ekonomi. Perjalanan

images2.jpg

Bandung-Cirebon kurang lebih 4-5 jam. Sesampai di cirebon, kita lanjutkan perjalanan ke tempat pendakian di Pos Linggar Jati dengan menggunakan mobil carteran. Biayanya kurang lebih 5000 per orang. Target kita, pendakian dilakukan setelah melaksanakan sholat subuh di Linggar Jati. Perjalanan baru di mulai….😀 This is the beginning of the story..

Sebenarnya ada 2 jalur untuk menuju ke Pucak Cerme, yakni jalur Cibunar dan Palutungan. Kita memilih jalur pendakian lewat jalur Cibunar, sedangkan waktu turun lewat Palutungan. Setelah beberapa menit dari Linggarjati, nanti kita akan tiba pada pos Cibunar dimana di situ terdapat air terjun. Klo mau, kita bisa ambil bekal minum di air terjun ini (katanya airnya masih murni). Setelah itu, baru kita menanjak lagi. Medan yang kitalewaticukup bervariasi, mulai dari Tanjakan Seruni yang katanya masih banyak macannya, kuburan kuda yang katanya angker, ampe kemiringan tebing yg katanya mencapai 80 derajat.. (in kata orang.. bener g y?? ). Jika pendakian dilakukan secara santai, maka di butuhkan sekitar 12 jam untuk mencapai puncak. Ada sekitar 12 pos yang akan dilewati (definisi pos: tempat yang datar shg bisa di gunakan untuk istirahat). Dan target kita, kita bisa nyampe di Pangasinan  (sekitar 100m dari puncak) sebelum senja. Di gua tersebut, nanti kita akan mendirikan tenda. Kalo kita beruntung, maka kita akan berjumpa dengan pendaki2 dari daerah lain. karena memang di tempat inilah yang biasanya digunakan pendaki untuk bermalam. Di tempat itu,mungkin kita nanti akan mendirikan api unggun.

Klo kita beruntung lagi, yakni pas bulan purnama, maka kita bisa melihat keindahan alam sekitar karena kabarnya di puncak itu bakal terang benderang ketika bulan purnama. Tidak ada hujan di sana, karena kita berada di atas awan. Satu2 nya yang harus di waspadai adalah cuaca dingin. Oleh karena itu, segala penghangat yg ada harus di siapkan dengan baik.

images3.jpg

Nah, paginya setelah subuh, rencananya kita pengen naik ke puncak. Target kita melihat matahari terbit dari puncak Cerme. Di jamin maknyuss..!!!😀 Setelah itu, pagi2 kita lakukan kegiatan bersantai2 di puncak Cerme. Sekitar jam 9 an, kita baru melaksanakan perjalanan turun gunung. Perjalanan turun perkirakan hanya memakan waktu 4-5 jam. Hampir setengah kali waktu pulang. Di perjalanan pulang pun tidak kalah menariknya dengan perjalanan naik. Di akhir, yakni di pos Palutungan, kita bisa bersantai-santai di air terjun yang katanya “the best”… Di situ mungkin kita bisa melepas lelah dengan bermain-main air..😀 Nah, sebenernya perjalanan setelah ini terserah kita. Bagi yang masih ingin berekreasi, katanya ada danau yang bisa di kunjungi di daerah situ. bagi yang mau balik ke bandung, dari situ juga ada kendaraan yang bisa ngangkut kita ke Terminal Cirebon (pke mobil bak pengangkut sayuran… :D). Intinya mah.. semuanya tergantung kita mau kemana abis itu.

Sekian cerita singkat planning hiking ke gunung cerme. Bagi siapapun yang ingin ikut, segera saja hubungi saya (08562345898) agar bisa lebih mempersiapkan transport dan alat. Bagi yang mau ikut,beberapa hal yang harus dipersiapkan antara lain:

1. Fisik –> klo bisa seger bugar, karena kita butuh stamina yang panjang nantinya.

2. Jaket–> ato sejenisnya. Yang intinya buat penghangat. Disarankan memakai yg tebal

3. Ponco–>multi fungsi. Standar lah.. sama seperti klo kita OS jurusan

4. Sepatu–> Klo bisa pke sepatu, takut medan yang ditempuh berbatu. Bisa lecet2 nanti.

5. Pisau–>Multi fungsi. Bisa buat masak, ato membela diri klo ada Macan..😀

6. korek+lilin–> Buat bakar Htan.. eh salah.. buat bikin api unggun & pertanda SOS

7. Senter –>Biar klo malem bisa jalan2…

8. P3K kit –> tensoplas, betadine, dsb.. but jaga2 klo ada luka.

9. Ransum–> makanan bekel. Lebih banyak lebih baik, biar bisa berbagi ama yg lain nya juga..😀

10. Alat2+obat2 Pribadi –> baju ganti, dll secukupnya aja. Tiap orang beda2.

11. Kompor portable klo punya. Buat bakar2 an di malam hari.

12. Klo ada yangpunya tenda, di bwa juga boleh..

13. Uang –> sekitar maksimal 100 ribu.

Beberapa berita terkini ttg gunung cerme bisa di baca di sini: http://www.detiknews.com/indexfr.php?url=http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/06/tgl/29/time/182028/idnews/799438/idkanal/10

Untuk itu, sebelum keberangkatan, kita akan berlatih mempersiapkan segala sesuatunya (di utamakan fisik). Hari senin ini, kita harus mulai berlatih, berlari, main bola, bulutangkis, dll..  Pokoknya yang bisa memperkuat fisik lah.. Dan ingat2..!!! Persiapan kita harus bener2 matang.. Karena itu semua bakal menentukan berhasil atau tidaknya kita ke sana nanti.

Demikian penjelasan singkat planning hiking ke Gn Cerme. Penjelasan detail bisa dilihat di sini: persiapan-nanjak.doc . Semoga dalam perjalanannya nanti lancar. Dan juga banyak hikmah yang bisa di ambil hikmahnya. Barakallah untuk perjalanan yg akan dilaksanakan. Amin..

Bismillah..

“Kalo ada gunung yang paling tinggi di Dunia, maka aku lebih tinggi satu kaki di atas gunung itu” (semangat para pendaki)

12 responses to “Persiapan Hiking ke Gn.CERME

  1. kalo cewek boleh ikutan g??

    atau ini buat cowok2 aja??

  2. siapa aja yang bakal ikutan?

    kali aja jadi pengen.

  3. Assalaa mu’alaikum
    Ikutan dunk???
    Wassalaa mu’alaikum

  4. wah…mau ikutan…
    kebetulan di himastron lagi mau bikin Hiking Club…
    udah di ajakin sama Zaki AS 03 acara ini..
    tapi aku ga bisa hikhikhik..
    ada SP…
    kpn2 kalo ada lagi insya Allah aku ikut…

  5. Wah, spertinya bener2 menarik nih…
    Trus, Yg udah mau ikut siapa aja te…
    Sepertinya yang mesti jadi bahan pertimbangan lain, calon peserta yang udah mau ikut siapa aja, mereka bakal tetep mau ikut gk kalo jd ke cerme, soalnya tracknyakan lumayan susah, trus kan sempe ada berita yg di Metro TV itu😀, takutnya jd bnyk yg gk ikut krn gk dibolehin ( kalo sy sih asyik2 aja).
    Kalo mau road to hiking ini kt latihan fisik bareng gitu, lari pagi, maen bola atau kalo perlu fitness biar fisik kt menunjang nantinya (gk langsung sakit)…Gmana???

  6. lho?! bukannya ke gede ya?!
    kalo saya usul sih mending ke pangrango aja (paling tinggi di jabar gituh..), tanggung ke gede mah, kan cuma sebelahan tuh gunungnya..

  7. Thanks buat sobat yang masih suka hiking. lestarikan alam indonesia dimanapun kita berada… oke …? gue ada di kaki ciremai sebelah barat.Apui maja

  8. mr.Herman Refresh

    dalam waktu dkt gw bakal naik gunung cere bro

  9. iiiiiiiii………………….
    mw dUnk k gN cErmE..
    tapi kaTanya banyak MitOs sEerem TentAng tUch cErMee…
    aPh bEner??
    trUz aPh Azh yAng terJadi kEtika Pendakian disaNa

  10. bener ga si klo wat pemandangan lbih k GP ??
    dri crta cii mnrik ..
    man cma 100rb ckup ??
    ruz klo k cerme man haruz-mzti bwa air 5 btol gde yah??

    • iyah …
      d GP itu ada padang edelweis nya yang selalu ada (baik musim ujan ato kemarau)….
      trus d padang GP itu ada mata air..
      jadi ga perlu susah2 bawa botol ke atas ..
      beda ama ceritanya k Cerme, yg ga ada mata air d atas …

      Klo biaya mah banyak buat transport doang klo k GP …
      keep fight … ho ho ho …

  11. wah cerita yg kurang nih!!!!
    ko nda di sebutin pantanganya ya???
    kalo ada inpormasi pendakian ke GN rinjani bisa kirim ke FS w !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s